Teori Mengenai Stonehenge

Dalam artikel kali ini akan disampaikan beberapa teori umum dan terkenal yang akan mengungkap rahasia dan misteri dari situs Stonehenge.

Stonehenge, monumen prasejarah berbentuk lingkaran batu berada di wilayah  Inggris selatan, selalu menjadi salah satu misteri yang tidak dapat dijelaskan di dunia.

Pada tahun 1918 Cecil Chubb, pemilik situs Stonehenge, memberikan lokasi situs ini untuk dikelola oleh negara Inggris.

Saat ini, ribuan orang mengunjungi tempat ini setiap tahun, karena sekedar tertarik dan ada juga mencoba untuk mencari tahu tujuan dari pembangunan besar-besaran ini.

Mari kita lihat  teori-teori terkenal yang berkaitan dengan Stonehenge berikut ini:

1. Situs Pemakaman

Penelitian yang dilakukan baru-baru ini menunjukkan bahwa Stonehenge  digunakan sebagai tempat kuburan bagi orang-orang penting pada jamannya. Menurut Mike Parker Pearson, peneliti dari University College London Institute of Archaeology, penguburan tokoh-tokoh agama atau politik terjadi di Stonehenge di sekitar 3.000 SM.

stonehengeboy910Teori ini didasarkan pada fragmen yang telah digali lebih dari 10 tahun yang lalu. Saat itu, hasil temuan dianggap kurang penting. Baru-baru ini, peneliti Inggris kembali melakukan penggalian dan menemukan  50.000 fragmen tulang  yang telah dikremasi, terdiri dari tulang  laki-laki, perempuan dan anak-anak.

Sebuah tengkorak dan mangkuk yang digunakan untuk membakar dupa menunjukkan bahwa penguburan yang dilakukan di daerah ini adalah tokoh-tokoh agama atau mereka yang dekat dengan perebutan kekusaan.

2. Situs Penyembuhan

Menurut teori lain, Stonehenge adalah sebuah situs di mana ditempat ini orang-orang akan datang untuk mencari kesembuhan atau melakukan pengobatan. Arkeolog George Wainwright dan Timothy Darvill menjelaskan, teori ini didasarkan pada kenyataan bahwa sejumlah besar kerangka ditemukan di sekitar Stonehenge menunjukkan tanda-tanda sakit atau cedera.

stonehenge
sebuah acara ritual yang dilakukan disekitar stonehenge, gambar dari seebetterlear.com

Selain itu, mereka juga menemukan beberapa lapisan dari bluestones ( yaitu bagian dari  Monument Stonehenge yang berukuran kecil) dari situs Stonehenge telah terkelupas yang mungkin digunakan sebagai jimat untuk tujuan perlindungan atau penyembuhan.

3. Situs Soundscape

Pada tahun 2012, Steven Waller, seorang peneliti di Archaeoacoustics, memaparkan teorinya tentang situs Stonehenge pada pertemuan tahunan Asosiasi Amerika untuk Kemajuan Ilmu Pengetahuan bahwa Stonehenge dibangun sebagai sebuah soundscape ( komponen pada suatu lingkungan yang menghasilkan suara sehingga dapat didengar oleh manusia )

listverse.com
listverse.com

Menurut Waller, di titik-titik tertentu dari situs  Stoneheng disebut sebagai “tempat yang tenang”, dimana suara diblokir dan gelombang suara saling membatalkan satu sama lain.

Teori yang disampaikan Waller adalah spekulatif, namun para peneliti lain juga telah mendukung akustik yang luar biasa dari Stonehenge. Sebuah studi yang dirilis Mei 2012 mengungkapkan bahwa gaung suara di Stonehenge adalah sama dengan suara dari katedral atau di ruang konser.

4. Situs Observatorium Bintang

Teori lain menunjukkan bahwa pembangunan Stonehenge berkaitan dengan matahari. Penelitian arkeologi menunjukkan berbagai ritual di monumen Stonehenge ini terjadi pada puncak musim dingin atau yang dikenal dengan nama winter solstice.

Stonehenge
www.theguardian.com

Teori ini didasarkan pada bukti ditemukannya dokumentasi perayaan pengurbanan babi di Stonehenge yang dilakukan pada bulan Desember dan Januari.

Perayaan puncak musim panas dan puncak musim dingin solstices masih dirayakan di sana sampai saat ini.

5. Situs Persatuan Jaman Neolitikum

Menurut  Dr Pearson dari University College London, selama kurun waktu  pembangunan  Stonehenge yang memakan waktu yang sangat lama telah menyatukan orang-orang  Neolitik lokal.

Selama pergantian musim  panas dan musim  dingin seiring dengan pembangunan monument, Stonehenge telah menginspirasi orang-orang ini untuk bersatu dan kemudian  membangun monumen ini sebagai tindakan kesatuan.

Teori Stonehenge
Sebuah perayaan yang dilakukan disitus stonehenge masih dilakukan hingga saat ini, gambardiambil dari www.christianpost.com

Seperti  apa  yang dikatakan oleh Dr  Pearson tentang keadaan ini, “Pembangunan Stonehenge itu sendiri membutuhkan usaha besar, dan juga memerlukan ribuan tenaga  kerja untuk memindahkan batu-batu dari lokasi yang sangat jauh, membentuk mereka dan mendirikan mereka.

Selama proses pengerjaan ini, tentu membutuhkan sebuah kerja sama   yang baik  di antara mereka para pekerja, dan keakraban  yang terjadi dalam kurun waktu yang sangat lama akan menjadi sebuah tindakan penyatuan “.

Stonehenge untuk penyembuhan ? Untuk observatorium bintang ? Manakah yang benar ? Atau jangan-jangan semuanya benar.

Previous post

Para ahli Mengungkap misteri Stonehenge

Next post

Terungkapnya Monumen Tersembunyi Di Bawah Stonehenge