Pengantar : Bagaimana Crop Circles Bekerja

Matahari terbenam di atas sebuah ladang di Inggris Selatan. Ketika matahari terbit kembali keesokan harinya, ladang tersebut telah berubah menjadi sebuah karya seni yang besar dan menakjubkan. Sebidang besar ladang telah terbentuk menjadi pola lingkaran, cincin dan bentuk geometris yang rumit.

Bagaimana itu terjadi? Siapa yang menciptakannya? Apakah Crop Circles adalah karya Alien? Apakah mereka fenomena alam, yang diciptakan oleh arus bermuatan listrik dari udara? Atau apakah mereka hanya hoax yang dilakukan oleh Circlemakers , orang cerdas, berbakat dan sangat berniat membuat pola bulatan tersebut? Orang yang percaya dan yang menentang keberadaan Crop Circles, memiliki teori sendiri-sendiri, tetapi kenyataannya tetap masih sulit dipahami.

fenomena crop circle
Fenomena Crop circle : Spinning star fenomena

Pada artikel ini, kita akan mendalami  fenomena Crop Circles – apakah mereka itu, di mana mereka dapat ditemukan, bagaimana mereka di buat (dari orang-orang yang mengaku membuatnya), dan bagaimana para peneliti mempelajari mereka dalam upaya untuk memisahkan supranatural dari ilmiah.

Apa itu Crop Circles?

Crop Circles adalah pola lingkaran yang muncul dalam sebuah ladang tanaman. Pola ini dibuat ketika daerah-daerah tertentu dari ladang tanaman agak menjorok kedalam, tetapi sisanya yang lain dibiarkan utuh. Tepiannya begitu rapi terlihat seperti dibuat dengan mesin. Meskipun beberapa batang tanaman ada yang bengkok, namun tanaman ini tidak rusak.

Kebanyakan tanaman masih terus tumbuh seperti biasa. Kadang-kadang, polanya adalah lingkaran sederhana. Dalam kasus lain, ada juga dengan desain rumit yang terdiri dari beberapa bentuk geometris yang saling terkoneksi.

Para petani telah melaporkan bahwa mereka menemukan lingkaran aneh di ladang mereka selama berabad-abad. Berita awal dari Crop Circle saat tahun ke 1500-an.

Dalam tahun 1880, ilmuwan amatir John Rand Capron melaporkan sebuah formasi Crop Circle dekat Guildford, Surrey, di selatan Inggris. Dia menggambarkan temuannya sebagai “Ladang diatas gandum yang  dihancurkan, tidak seluruhnya, tapi dalam bentuk yang apik dan melingkar jika di lihat dari jarak jauh.”

Dia melanjutkan bahwa, “… saya tidak bisa melacak secara lokal keadaan apapun untuk bentuk aneh di ladang ini. Hal ini membuat saya berfikir mungkin ini akibat dari angin siklon …”

Temuan ini disebut Crop Circle pada abad ke-20, ketika lingkaran mulai muncul pada tahun 1960-an dan 70-an di Inggris dan Amerika Serikat. Tetapi fenomena ini tidak mendapatkan perhatian sampai tahun 1980, ketika seorang petani di Wiltshire County, Inggris, menemukan tiga lingkaran, masing-masing sekitar 60 kaki (18 meter) di dalam tanaman oat nya. Peneliti UFO dan media turun ke tempat lingkaran tersebut, dan dari situ dunia mulai pertama kali mempelajari tentang Crop Circle.

Di tahun 1990-an, Crop Circle telah menjadi sesuatu yang menarik untuk dijadikan objek wisata. Pada tahun 1990 saja, lebih dari 500 lingkaran muncul di Eropa. Dalam beberapa tahun ke depan mungkin, ada ribuan. Pengunjung datang dari seluruh dunia untuk melihat Crop Circle tersebut. Beberapa petani bahkan mengenakan biaya masuk untuk atraksi fenomenal ini.

CEREOLOGY

Penggemar Crop Circle menyebut diri mereka cereologists – diambil dari Ceres, nama dewi Romawi untuk pertanian. Kebanyakan cereologists (kadang-kadang disebut “croppies”) percaya bahwa Crop Circle adalah sebuah karya dari makhluk luar angkasa.

crop circle formation
Formation at Ogbourne St. George in Wiltshire (Photo courtesy www.circlemakers.org)

 

Desain Crop Circle

Crop Circle tidak hanya sebuah lingkaran – mereka bisa dalam berbagai bentuk yang berbeda. Yang paling dasar (dan paling umum) crop circle adalah lingkaran tunggal. Lingkaran mungkin juga bisa dalam bentuk dua set (doublet), tiga (triplet) atau empat (quadruplets). Lingkaran juga dapat tertutup dalam lingkar luar yang tipis.

Batang tumbuhan yang berada di dalam Crop Circle biasanya membungkuk ke dalam yang dikenal sebagai pola swirl, dan lingkaran dapat berputar searah jarum jam atau berlawanan. Dalam pola dengan beberapa lingkaran, satu lingkaran dapat berputar searah jarum jam dan yang lain berlawanan. Bahkan lingkaran tunggal mungkin berisi dua “lapisan”, masing-masing berputar dalam arah yang berbeda.

Crop Circle dapat terbentuk dengan berbagai ukuran, dari beberapa inci sampai beberapa ratus kaki. Kebanyakan Crop Circle awal mempunyai desain melingkar yang sederhana. Tapi setelah tahun 1990, lingkaran menjadi lebih rumit.

crop circle
Design Crop Circle

Pola tanaman yang lebih kompleks, yang disebut Piktogram. Pola dapat dibuat agar terlihat seperti apa saja – wajah tersenyum, bunga atau bahkan kata-kata. Crop Circle kadang-kadang memiliki desain yang unik, tetapi mereka juga dapat didasarkan pada motif kuno.

Beberapa pola yang lebih canggih didasarkan pada persamaan matematika. Astronom dan mantan profesor Universitas Boston, Gerald S. Hawkins mempelajari beberapa Crop Circle dan menemukan bahwa posisi dari lingkaran, segitiga dan bentuk lainnya ditempatkan berdasarkan pada hubungan numerik tertentu.

Dalam satu Crop Circle yang memiliki lingkaran luar dan dalam, daerah lingkaran luar adalah persis empat kali dari lingkaran dalam. Penempatan spesifik dari bentuk menunjukkan bahwa, siapapun Circlemakers, mereka memiliki pengetahuan yang rumit dari geometri Euclidean (geometri dari permukaan datar diperkenalkan yang diperkenalkan oleh ahli matematika Euclid dari Alexandria).

Beberapa lingkaran memiliki garis tipis yang mengarah jauh dari mereka. Garis-garis ini, yang disebut taji, tidak benar-benar bagian dari lingkaran. Mereka dibuat oleh traktor petani.

Lokasi Crop Circle

Sebagian Crop Circle terfokus di selatan Inggris, terutama di kota Hampshire dan Wiltshire. Banyak dari mereka telah ditemukan di dekat Avebury dan Stonehenge, dua situs mistis yang berisi monumen batu besar.

Tapi Crop Circle tidak terbatas ke Inggris. Mereka telah terlihat di Amerika Serikat, Kanada, Australia, Jepang, India dan bagian lain di dunia.

“Musim” untuk Crop Circle berlangsung dari bulan April sampai September, yang bertepatan dengan musim tanam. Crop Circle cenderung dibuat pada malam hari, menyembunyikan pencipta mereka (manusia atau apapun itu) dari mata yang penasaran.

Crop Circle dapat ditemukan dalam berbagai jenis ladang – gandum, jagung, gandum, beras, minyak biji, barley, rye, tembakau – bahkan gulma. Sebagian Lingkaran ditemukan di daerah dataran rendah dekat dengan bukit-bukit yang curam.

Sekarang, mari kita masuk ke beberapa teori Crop Circle.

Siapa yang Membuat Crop Circles?

Jawaban dari siapa atau apa yang menciptakan formasi tanaman ini adalah tidak mudah. Beberapa orang mengklaim mereka adalah karya UFO. Yang lain mengatakan mereka adalah fenomena alam. Yang lain mengatakan mereka adalah hoax rumit yang dilakukan oleh tim dari Circlemakers.

Teori

UFO dan Aliens

Mungkin teori yang paling kontroversial adalah bahwa Crop Circle adalah karya pengunjung dari planet lain.

crop circle dan ufo
Teori crop circle yang di buat oleh Alian atau UFO

Orang-orang yang setuju dengan teori ini mengatakan bahwa lingkaran ini adalah jejak yang ditinggalkan oleh pendaratan pesawat ruang angkasa atau pesan yang dibawa dari jauh untuk kita penduduk dunia. Beberapa saksi mata mengklaim telah melihat lampu dan suara-suara aneh yang berasal dari lokasi Crop Circle mirip UFO.

Angin

Teori paling ilmiah mengatakan bahwa Crop Circle diciptakan oleh arus kecil angin yang berputar-putar disebut vortisitas (mirip dengan “debu setan”). Kolom yang berputar memaksa ledakan udara ke tanah, yang meratakan ladang. Vortisitas yang umum ada di daerah perbukitan seperti di bagian selatan Inggris.

Dr Terence Meaden dari Organisasi Penelitian Badan dan Tornado (Tornado and Storm Research Organization (TORRO)) di Wiltshire, Inggris, mengatakan vortisitas yang menciptakan Crop Circle dibebankan dengan energi (gagasannya disebut Teori Plasma Vortex). Ketika partikel debu terjebak dalam perputaran angin, udara bermuatan partikel debu tersebut dapat muncul dengan bersinar, yang menjelaskan dugaan lampu menyala mirip UFO dimana banyak saksi telah melihatnya di dekat Crop Circle.

Tapi pertanyaannya tetap ada – bagaimana bisa udara yang berputar selama beberapa detik dapat membuat Crop Circle yang rumit dan terdefinisikan dengan sempurna?

Pesawat terbang

Beberapa peneliti telah berteori bahwa pesawat kecil atau helikopter membangkitkan downdrafts (arus yang mengalir dari atas ke bawah) yang mendorong tanaman ke dalam pola tertentu.

Upaya seperti ini sejauh ini belum mampu menghasilkan jenis downdrafts, diperlukan mesin untuk membuat tepi bulat sempurna seperti yang terlihat di sebagian besar Crop Circle.

Energi Bumi

Beberapa peneliti percaya bahwa bumi menciptakan energi sendiri, yang membentuk lingkaran. Salah satu bentuk yang mungkin dari energi bumi adalah radiasi elektromagnetik. Bahkan, para ilmuwan telah mengukur medan magnet yang kuat dalam Crop Circle, dan pengunjung kadang-kadang diketahui merasa kesemutan di tubuh mereka saat di dalam atau di dekat lingkaran.

Pada awal 1990-an, biofisika Amerika Dr. William Levengood menemukan bahwa tanaman di Crop Circle rusak dengan cara yang sama seperti tanaman yang di panaskan dalam oven microwave. Ia menduga bahwa tanaman di dalam Crop Circle menjadi cepat panas oleh beberapa jenis energi gelombang mikro.

Peneliti lain juga mengatakan bahwa energi berasal dari bawah tanah atau di dalam tanah. Baik energi alami, seperti jamur yang menyerang tanaman dan menyebabkan batang membungkuk, atau merupakan energy buatan manusia, seperti bom yang meledak selama Perang Dunia II.

Manusia

Penjelasan yang paling mudah untuk Crop Circle adalah bahwa mereka adalah hoax buatan manusia, diciptakan untuk bersenang-senang ataupun untuk membingungkan para ilmuwan. Di antara hoaxers paling terkenal adalah tim dari Inggris Doug Bower dan Dave Chorley, yang dikenal sebagai “Doug dan Dave.” Pada tahun 1991, duo ini keluar dan mengumumkan bahwa mereka telah membuat ratusan Crop Circle sejak tahun 1978. Untuk membuktikan bahwa mereka bertanggung jawab, mereka mengfilmkan diri untuk BBC dengan membuat lingkaran dengan alat tali-dan-papan di ladang Wiltshire.

Joe Nickell, Senior Research dari Komite untuk Investigasi Ilmiah Klaim dari Paranormal (Committee for the Scientific Investigation of Claims of the Paranormal (CSICOP)) mengatakan bahwa Crop Circle memiliki banyak hal-hal rumit yang mungkin lebih daripada sebuah hoax: Mereka terkonsentrasi terutama di Inggris selatan; hoax tersebut menjadi lebih rumit selama bertahun-tahun (yang menunjukkan bahwa hoaxers semakin baik dalam karya mereka); dan pencipta mereka tidak pernah membiarkan dirinya untuk terlihat. Bahkan dengan Circlemakers mengklaim bertanggung jawab atas ratusan desain, hoax ini tidak dapat menjelaskan ribuan Crop Circle yang telah dibuat.

crop circle
crop circle karya Doug Dave

Colin Andrews, cereologist dan penulis buku, Edaran Bukti (Circular Evidence), mengakui bahwa sekitar 80 persen dari Crop Circle mungkin buatan manusia, tetapi mengatakan bahwa 20 persen lainnya mungkin karya dari beberapa “kekuatan yang lebih tinggi.”

Bagaimana Para Peneliti Mempelajari Crop Circles?

Ketika peneliti datang ke tempat Crop Circle, mereka melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk metode berikut:

  • Berbicara dengan kemungkinan saksi mata dan warga yang tinggal di dekatnya
  • Meneliti lokasi dan cuaca di mana lingkaran telah membentuk
  • Meneliti tanaman yang terkena dampak dan tanah di sekitarnya dengan teknik canggih seperti analisis difraksi sinar-X (menembakkan sinar-X pada sampel untuk menentukan bahan komposisinya)
  • Mengambil pembacaan energi elektromagnetik di dalam dan dekat Crop Circle
  • Menganalisis pola lingkaran (Membandingkan beberapa pola yang kompleks dengan hieroglif atau simbol kuno lainnya.)

Para peneliti telah memikirkan pertanyaan dari Crop Circle selama beberapa dekade, tetapi mereka masih belum bisa mengemukakan jawaban yang nyata untuk penyebab mengapa Crop Circle ada.

Previous post

Freemasonry, Organisasi Rahasia Kelas Dunia

Next post

5 Kelompok Rahasia yang Menciptakan Dunia Modern