Mengungkap Penampakan UFO di Candi Borobudur

Misteri alien dan adanya penampakan UFO yang tergambar pada sebuah relief Candi Borobudur sangat membuat penasaran siapa saja sehingga menarik untuk di simak dan diungkap kebenarannya.

Mungkin bagi anda yang sudah pernah ke borobudur sudah pernah melihat dan menyaksikan sendiri salah satu relief yang ada disana.

penampakan ufo

Pada relief tersebut tergambar dengan jelas dua buah benda terbang aneh yang mirip dengan yang dinamakan UFO pada saat ini dan terdapat beberapa binatang yang terlihat ketakutan akan kedatangan dua benda terbang tersebut.

Dari gambar pada relief tersebut bisa dikatakan bahwa nenek moyang kita pernah mengabadikan benda misterius itu di candi Borobudur. Ada dua buah benda terbang aneh yang jelas tergambar dalam relief ini.

Benda berupa pesawat terbang yang pertama tepat berada di atas kuda yang berbentuk seperti sebuah piring terbang. Sedangkan pesawat terbang pertama yang kedua berada di atas binatang yang tampak seperti ketakutan.

Coba perhatikan kedua gambar yang tercetak pada relief itu. Gambar UFO yang tergambar tersebut semuanya dalam posisi melayang di udara jadi tanpa adanya tiang penyangga ataupun tanpa tali penggantung.

Kedatangan ke dua pesawat UFO ini juga membuat ketakutan dua hewan yang berada di dalam gambar (kuda dan gajah) tersebut.

Keberadaan binatang-binatang (kuda dan gajah) ini menunjukkan kepada kita bahwa kedua hewan ini seolah-olah berada pada lapangan yang luas, karena mereka bisa berlarian seperti tampak pada gambar, sehingga bisa disimpulkan tidak mungkin ke dua benda misterius tersebut menempel pada dinding bangunan.

Lalu pertanyaan yang muncul sekarang adalah percayakah Anda dengan gambar UFO yang berada di relief Candi Borobudur tersebut? Silahkan jika memang tidak percaya. Namun gambar-gambar relief tersebut benar adanya terdapat di candi Borobudur. Lantas, bagaimana kita menjelaskan keberadaan penampakan UFO yang berada pada relief tersebut?

Lalu pertanyaan yang muncul sekarang adalah percayakah Anda dengan gambar UFO yang berada di relief Candi Borobudur tersebut?

Fenomena Unidentified Flying Objects (UFO) memang tak akan pernah habis untuk kita bahas. Bahkan beberapa waktu lalu masyarakat kita pernah dibuat heboh dengan adanya fenomena Cropcycle yang terlihat jelas di daerah Sleman.

Pemerintah mengatakan bahwa fenomena tersebut sengaja dibuat oleh manusia, namun beberapa kalangan meyakinkan bahwa kemunculan fenomena tersebut adalah buatan makhluk luar angkasa.

Lebih spesifik lagi makhluk luar angkasa tersebut disebut sebagai Alien, yaitu makhluk luar angkasa yang datang ke bumi dengan menggunakan pesawat luar angkasa.

Di Indonesia, terdapat beberapa kelompok yang secara serius mengkaji tentang fenomena UFO dan makhluk luar angkasa. Salah satunya yang paling terkenal adalah mereka yang menamakan kelompoknya dengan nama Komunitas Beta UFO.

Kata “BETA” ini diambil dari singkatan Benda Terbang Tak Dikenal. Istilah ini mereka gunakan untuk meneliti dan mendalami seluruh fenomena adanya penampakan benda terbang aneh yang tidak bisa diidentifikasikan oleh pengamat dan peneliti.

Istilah BETA diperkenalkan oleh Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) era 1960-an RJ Salatun untuk semua fenomena benda terbang yang mereka teliti.

Istilah lain yang biasa mereka gunakan adalah “piring terbang” (bahasa Inggris: flying saucer) dan pertama kali istilah piring terbang ini digunakan wartawan untuk menggambarkan benda terbang misterius yang dilihat oleh Kenneth Arnold.

Istilah ini dipakai untuk menggambarkan sembilan buah obyek terbang aneh dan belum pernah di kenal sebelumnya dalam suatu formasi terbang di atas gunung Rainier, pegunungan Cascade, Washington.

Peristiwa itu terjadi pada tanggal 24 Juni 1947. Sejak saat itu, istilah “Piring Terbang” mempengaruhi imajinasi banyak orang.

Istilah lain yang juga sempat diperkenalkan adalah BETEBEDI (Benda Terbang Belum Dikenal), istilah ini pernah diperkenalkan oleh seorang akuntan publik dari Bandung yang bernama C.M.

Memang tak bisa di pungkiri bahwa fenomena penampakan UFO menjadi fenomena yang tak pernah habis untuk diperbincangkan. Di Indonesia sendiri, terdapat banyak laporan mengenai penampakan UFO di berbagai daerah dan lokasi sebagai mana dapat di lihat dan di baca pada artikel ini.

Akan tetapi jika kita telaah lebih dalam lagi dari laporan-laporan penampakan UFO atau penampakan benda aneh di langit ini, mereka lebih banyak tercatat dalam kesaksian masa lalu serta terdapat pada naskah-naskah kuno, maupun pada relief bangunan kuno.

Dalam naskah kuno India, Ramayana, juga terdapat catatan tentang adanya benda terbang aneh dan canggih tersebut. Demikian pula benda terbang aneh dan tak dikenal juga terdapat dalam catatan seorang penulis terkenal Romawi, Julius Obsequens, pada tahun 99 SM yang juga menyebut-nyebut.

ufo canggih

Bahkan, ada juga catatan mengenai pengalaman seoarang sahabat Nabi Muhammad SAW, yang bernama Usayd bin Hudhayr yang pernah melihat gumpalan awan menyerupai sebuah payung dan terlihat mengagumkan pada masa itu, dan belum pernah terlihat sebelumnya.

Awan tersebut disaksikan terlihat sangat indah dengan dihiasi benda berkedip-kedip seperti lampu yang bergelantungan dan memenuhi ufuk dengan sinar nya yang terang. Dan pada akhirnya benda tersebut semakin menjauh terbang ke atas langit.

Terdapat banyak kisah ataupun kesaksian dari penampakan UFO atau benda terbang aneh dari luar angkasa. Namun penampakan UFO yang terdapat dalam relief di Candi Borobudur ini cukup menarik untuk diteliti dan bisa merupakan gerbang awal untuk merambah ke pembahasan yang lebih detail mengenai keberadaan dan misteri dari penampakan UFO. Nah, pada akhirnya percayakah Anda dengan penampakan UFO ini?

Previous post

Ritual Pesugihan Islami Untuk Kekayaan Tanpa Tumbal

Next post

Cara Cepat Kaya Tanpa Tumbal Dengan Doa Penarik Rezeki