Alien Berkomunikasi Melalui Pesawat Nasa

Makhluk luar angkasa memberikan sinyal komunikasi ke Bumi lewat pesawat tanpa awak milik Amerika Serikat Voyager 2 yang diluncurkan ke luar angkasa 39 tahun silam, yaitu tepatnya pada tanggal 20 Agustus 1977.

Baru-baru ini Voyager 2 telah mengirimkan pesan dalam format yang tak bisa dikenal dan tak bisa dibaca oleh para Ilmuwan Antariksa Amerikat Serikat, NASA.

Muncul dugaan bahwa pesawat tersebut telah dibajak oleh alien alias makhluk luar angkasa — yang dimana para pembajak ini mengirimkan jawaban atas pesan yang telah dikirimkan oleh NASA.

Seperti diketahui telah diketahui sebelumnya, menurut astro fisikawan, Stephen Hawking, NASA pernah mengirimkan sinyal ke luar angkasa berupa sebuahlagu dari grup pop legendaris The Beatles.

Lagu tersebut berjudul, “Across the Universe” (Melintasi Alam Semesta).

“Ini tampak seperti seseorang telah memprogram ulang atau membajak pesawat Voyager 2, tapi kita tidak pernah tahu pasti apa yang sebenarnya telah terjadi terhadap Voyager 2,” kata pakar alien, Hartwig Hausdorf, seperti dimuat laman Daily Telegraph, 12 Mei 2010.

pesawat alien

Saat ini, para insinyur yang bekerja di NASA sedang mencoba untuk membaca data yang dikirim oleh pesawat luar angkasa tanpa awak Voyager 2 — yang saat ini lokasinya berada dekat dengan tepi tata surya.

Keanehan Voyager 2 terjadi pada bulan lalu, ketika pesawat itu mengirim data dari jarak 8,6 miliar mil ke Bumi dalam format yang berubah dari sebelumnya. Data yang dikirimkan tersebut tidak bisa dikenal dan tak terbaca sama sekali oleh perangkat NASA..

Selama ini pesawat luar angkasa Voyager 2 memang diprogram untuk mengirimkan semua data tentang kondisi kesehatan nya sendiri agar para insinyur di Bumi bisa memperbaiki jika terjadi masalah pada pesawat tersebut.

Semenjak diluncurkan, Voyager 2 dan kembarannya, Voyager 1 diberi tugas untuk mengeksplorasi beberapa planet diantaranya Planet Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Dua Voyager ini adalah pesawat tanpa awak dengan daya jelajah paling jauh.

Saat ini Voyager 1 telah berjarak sekitar 11 miliar mil dari bumi, diharapkan dalam lima tahun ke depan pesawat ini dapat melintasi heliosfer – yaitu gelembung matahari yang terbentuk di lapisan tata surya dan masuk ke dalam lintasan antar bintang.

Sementara itu, Voyager 2 bergerak dengan mengikuti kembarannya melintasi luar angkasa.

————————————-

Akademisi dari Jerman Hartwig Hausdorf percaya dengan asumsi bahwa Voyager 2 yang telah berada di luar angkasa sejak 1977 lalu telah mengirimkan pesan aneh dan tak terbaca yang saat ini membingungkan para ahli, hal ini dikarenakan telah diambil alih atau dibajak oleh kehidupan di luar bumi.

Sejak diluncurkan pertama kali, Voyager 2 telah mengirimkan aliran data kembali ke bumi untuk dipelajari oleh para ahli di pusat laboratorium NASA, namun pada 22 April 2010 mengalami perubahan dalam transimisi data yang di kirim ke bumi.

Menyangkut masalah ini NASA mengklaim bahwa telah terjadi masalah software dengan sistem pengiriman data dari pesawat tersebut, namun berbeda dengan Hausdorf yang percaya ini merupakan pekerjaan para Alien. Hal tersebut dikarenakan semua bagian dari pesawat luar angkasa ini dapat berfungsi dengan baik dan dalam keadaan yang normal.

Hartwig Hausdorf mengatakan pendapatnya tentang kejadian ini pada koran Jerman, Bild, “Kemungkinan besar seseorang telah membajak atau memprogram ulang satelit ini, dan kita di sini  tidak tahu keseluruhan cerita yang terjadi sebenarnya.”

“Pesan yang dibawa oleh pesawat satelit Voyager merupakan rekaman phonograf pada disk berukuran 12 inci yang berlapis emas tembaga dan berisikan suara serta gambar yang dipilih untuk menampilkan keanekaragaman hidup dan budaya di bumi.”

Untuk diketahui bahwa Voyager 2 membawa rekaman yang berisikan kalimat sapaan manusia terdiri dari 55 bahasa. Dr Edward Stone, ilmuwan yang bekerja di proyek ini mengatakan bahwa disk yang disebut dengan ‘Golden Record’ tersebut merupakan kapsul waktu yang dimaksudkan bisa untuk menjalin komunikasi antara dunia kita dan dunia di luar angkasa.

“Pesan yang dibawa oleh pesawat satelit Voyager merupakan rekaman phonograf pada disk berukuran 12 inci yang berlapis emas tembaga dan berisikan suara serta gambar yang dipilih untuk menampilkan keanekaragaman hidup dan budaya di bumi.”

Menanggapi beredarnya berita yang berkembang di kalangan masyarakat mengenai pesawat satelit Voyager 2 yang telah dibajak oleh makhluk luar angkasa atau alien, orang dalam NASA menyebut itu hanya omong kosong.

Menurut mereka ini hanyalah kesalahan mesin yang biasa terjadi pada pesawat tanpa awak. “Akan tetapi, bila pada kenyataannya makhluk luar angkasa itu benar-benar ada, maka itu merupakan temuan luar biasa bagi kita. Bila benar pesawat satelit Voyager 2 telah dibajak oleh mereka, informasi ini akan mengubah dunia,” kata seorang insinyur NASA mengenai misteri Alien dari luar angkasa ini.

Previous post

Cara Cepat Kaya Tanpa Tumbal Dengan Doa Penarik Rezeki

Next post

Arkeolog Ungkap Bukti Pembangunan Stonehenge Berdasarkan Pergerakan Bulan Dan Matahari