Pulau Paskah Dan Patung Moai

Pulau Paskah (Easter Island) berada di sebelah selatan samudra Pasifik merupakan salah satu pulau misterius di dunia. Walaupun lokasi pulau begitu terpencil dan terisolasi, namun setidak nya 12 penerbangan yang mengangkut para wisatwan datang ke pulau ini setiap minggunya.

pulau paskah
www.dailymail.co.uk

Salah satu yang menjadi daya tarik dan sekaligus menjadi sebuah misteri bagi pulau ini adalah, terdapat hampir 900 buah patung-patung raksasa yang sebagian besarnya berdiri dengan gagah mengelilingi setiap sisi Pulau Paskah ini.

Patung-patung raksasa yang dikenal dengan nama Moai ini memiliki tinggi sekitar 4 meter dan berat sekitar 14 ton. Patung raksasa ini terbuat dari abu vulkanik dari sebuah kawah gunung berapi yang disebut Rano Raraku.

Ditempat inilah patung-patung dibuat oleh penduduk asli Pulau Paskah dan diangkut serta dipasang ke setiap titik di seluruh wilayah pulau.

Hingga kini kita masih bisa melihat dengan jelas bekas pembuatan patung ini di kawah Rano Raraku, bahkan masih ada beberapa patung yang  belum selesai dikerjakan ataupun yang sudah selesai pengerjaannya tapi belum sempat di angkut dari kawah Rano Raraku ini.

patung moai
ashtronort.wordpress.com

Mungkin akan muncul pertanyaan bagi kita, siapakah suku asli Pulau Paskah ini?

Dari mana mereka datang?

Hingga bagaimana mereka dapat memindahkan patung-patung raksasa yang berat ini menyebar hampir ke seluruh pulau?

Dan untuk apa mereka membuat patung-patung Moai ini?

Ini adalah beberapa misteri yang selalu menarik untuk diungkap oleh para Arkeolog dunia.

Panduduk Asli Pulau Paskah

Seorang penjelajah dunia yang bernama Thor Heyerdhal yang berasal dari Norwegia, pada tahun 1950-an menyebutkan  bahwa penduduk asli Pulau Paskah adalah keturunan para penjelajah dari suku Inca di Peru.

Para penjelajah ini berlayar  dari Amerika selatan menuju Pulau Paskah melalui samudra luas.

Easter Island MIsteri
www.britannica.com

Namun sebuah  penelitian terbaru dengan menggunakan teknologi DNA pada sebuah tengkorak yang di digali dari pulau ini, menyebutkan bahwa DNA dari hasil  penelitian tersebut memiliki pola yang dinamakan “Motif Polynesia”.

Sehingga dengan adanya hasil temuan ini dapat diketahui bahwa penduduk asli pulau ini adalah orang Polynesia  yang waktu itu  berlayar dari barat ke timur.

Dari  penelitian lainnya ditemukan beberapa  artefak yang kemudian diteliti dengan menggunakan metode karbon, menunjukkan bahwa para penjelajah dari Polynesia ini telah mendarat di Pulau Paskah sekitar tahun 700 Masehi.

Dan hingga saat  ini para penduduk asli Pulau Paskah ini di sebut dengan nama Rapa-Nui. Para peneliti memperkirakan awal pertama kedatangan suku Polynesia ke Pulau  Paskah ini berjumlah sekitar 12000 orang.

Mereka bertahan hidup dengan cara bercocok  tanam dan menangkap ikan.

Namun sejarah juga membuktikan, peradaban suku ini mengalami kemerosotan yang sangat  berarti hanya dalam beberapa abad. Populasi yang banyak pada awalnya menyusut dengan sangat drastis hingga hanya  tersisa 111 orang yang bertahan hidup.

beforeitsnews.com
beforeitsnews.com

Beberapa penyebab kemerosotan itu antara lain  karena bencana alam, kerusakan  lingkungan yang akhirnya menyebabkan  kekurangan pangan, hingga terjadinya  perang  saudara antar suku yang mendiami pulau ini.

Kedatangan para penjajah dari Belanda dan juga para pedagang budak dari Peru pada abad ke-19 juga memegang peranan besar akan kehancuran populasi suku asli pulau Paskah ini.

Walaupun demikian, peradaban penduduk asli  Pulau Paskah ini meninggalkan sebuah karya monumental yang sangat penting dan  masih menjadi misteri hingga saat ini,  yaitu patung Moai.

Patung Moai

Moai adalah sebuah patung raksasa yang menggambarkan sosok manusia monolitik yang dibuat oleh orang-orang  Rapa-Nui sekitar tahun 1250 sampai dengan 1500  Masehi  dan  tersebar begitu banyak  di Pulau Paskah.

Moai
www.lonelyplanet.com

Sejak pertama kali pulau ini di temukan oleh para penjajah dari Belanda pada tahun 1722, keberadaan patung-patung ini telah membuat siapa saja  yang melihatnya menjadi takjub dan menimbulkan rasa ingin tahu bagaimana patung-patung ini berada disetiap sudut pulau serta untuk apa patung-patung ini dibuat.

Seorang arkeolog yang bernama Sergio Rapu, yang juga merupakan mantan  gubernur dari Pulau Paskah mengatakan bahwa nama Moai  mempunyai arti “wajah hidup leluhur kami”.

Sergio Rapu juga mengatakan, bahwa pada awalnya patung-patung raksasa ini memiliki mata yang lengkap. Wajah patung yang dibuat membelakangi lautan dan menghadap kearah perkampungan mereka, dipercaya sebagai cara leluhur mereka menjaga dan melindungi penduduk di pulau itu.

Banyak teori yang telah diutarakan oleh para ahli untuk menjelaskan bagaimana  patung Moai ini di pindahkan dari tempat pembuatannya hingga berada di tempatnya yang sekarang.

bytesdaily.blogspot.com
bytesdaily.blogspot.com

Namun bagi penduduk asli pulau ini, mereka tetap mempercayai cerita turun-temurun dari nenek moyang yang mengatakan bahwa “Patung ini berjalan” dengan kekuatan spiritual dari para leluhur mereka yang sakti.

Dan pada akhirnya patung Moai yang berada di Pulau Paskah ini menjadi sebuah monument bersejarah yang dapat menceritakan dua makna yang berbeda  kepada kita pada saat ini.

Pertama, yaitu menjadikannya sebagai monument peringatan akan kehancuran sebuah.

Sementara yang kedua, menjadikan patung Moai ini sebagai sebuah lambang dari kekuatan semangat dan kecerdikan manusia.

Previous post

Terungkapnya Monumen Tersembunyi Di Bawah Stonehenge

Next post

10 Teori Pulau Paskah Yang Menarik